Waterproofing atau prosedur mengaplikasikan bahan pelapis anti bocor pada rumah menjadi hal penting untuk mencegah kebocoran atau rembesan air, khususnya pada area kamar mandi.

Kamar mandi memerlukan waterproofing yang prima untuk mencegah rembesan air, apalagi rumah di kota besar umumnya memiliki dua lantai atau lebih dengan minimal tersedia satu kamar mandi di tiap lantai.

Tanda rembes kamar mandi dapat dilihat pada area plafon tepat di bawah kamar mandi. Bekas noda rembesan hingga tetesan air tentunya membuat risih penghuni dan mempengaruhi kebersihan hunian Anda.

Aquaproof dalam siaran pers pada Selasa, menyebutkan bahwa salah satu faktor penting penyebab terjadinya rembes dan kebocoran pada kamar mandi adalah salah memilih waterproofing atau bahkan tidak menggunakan pelapis sama sekali.

Pemilik rumah mungkin memahami waterproofing untuk dinding luar, fasad atau atap rumah yang terpapar langsung dengan air hujan. Namun jenis pelapis yang digunakan untuk kamar mandi berbeda.

Waterproofing kamar mandi adalah proses pelapisan anti bocor atau kedap air terutama pada lantai kamar mandi sebelum proses pemasangan keramik. Hal itu bisa dilakukan dengan menyatukan dua komponen berbahan semen khusus dan komponen cair berbahan emulsi polimer yang yang dapat ditemukan pada Aquagard, salah satu produk Aquaproof.

Antony Kostka, General Manager Commerce Adhi Cakra Utama Mulia (Aquaproof) menjelaskan, kedua komponen itu dapat dicampurkan dan diaduk rata dengan perbandingan komponen bubuk dan komponen cair yaitu 3:1 sesuai petunjuk pemakaian.

‚ÄúSelain sifat utamanya kedap air atau anti bocor efektif menahan air, Aquagard juga memiliki teknologi flexible cementitious yang hasil aplikasinya bersifat fleksibel sehingga anti retak dan sangat cocok untuk rumah di area yang rawan pergerakan mikro seperti area jalur kereta api atau jalur angkutan bermuatan besar,” kata Antony Kostka.

Cara waterproofing

Untuk mengaduk dua komponen itu terbilang mudah dan tidak terasa berat meski dilakukan secara manual. Cara menggunakannya juga sama seperti cat pada umumnya.

Pengguna cukup gunakan kuas ataupun rol, dan aplikasikan merata pada permukaan lantai kamar mandi yang telah dibersihkan sebelumnya. Agar hasilnya optimal pelapisan dilakukan dua lapis tanpa menambahkan komponen lain seperti air, dan lapisan kedua Aquagard dilakukan setelah lapisan pertama kering.

Untuk area sudut juga dapat diperkuat dengan Aquaproof Polyester Mesh saat lapisan pertama Aquagard masih basah. Penggunaan waterproofing semen Aquagard juga terbilang hemat, sebab setiap 1 kg set Aquagard bisa untuk melapisi bidang hingga 1 meter persegi dengan dua kali pelapisan.

Aquagard tersedia dalam ukuran kemasan 2,5 kg set, 4 kg set dan 20 kg set yang dapat disesuaikan pemilik rumah dengan luas area. Tak hanya untuk kamar mandi, Aquagard juga menjadi opsi pelapisan kolam ikan, kolam renang, dak beton, bak mandi dan area lainnya yang basah dan tergenang air.

Baca juga :  Identifikasi Potensi Anak Melalui Platform Edukasi Digital