Public Speaking adalah soft skill yang harus dimiliki generasi muda di jaman millenial saat ini, terlebih untuk anak-anak muda yang aktif berorganisasi dan nantinya bekal untuk mencari kerja. Berbicara di depan umum adalah suatu hal yang biasanya ditakuti banyak kalangan, Banyak pikiran yang menghalangi sehingga seseorang takut menginjakkan kaki di atas panggung dan memberikan opininya dihadapan banyak orang.

Bagi wanita bernama MAURIE TIARAWATI HANUM, atau biasa dipanggil KAK MAURIE ini, mengharapkan para Wanita Indonesia memiliki kesadaran untuk menambah skill, bukan hanya hard skill tetapi juga soft skill, salah satunya Public Speaking. “Karena ini akan menjadi nilai tambah buat mereka, bisa menjadi akselerasi kesuksesan mereka dan bisa juga mendapatkan income dari Public Speaking. Dan kita akan menjadi wanita-wanita mandiri secara finacial.

Dengan Kondisi pandemi – covid seperti di Indonesia saat ini, dampak yang diakibatkan membuat banyak karyawan di sektor industri dirumahkan bahkan akhirnya di PHK. Pengangguran makin bertambah banyak karena para mahasiswa yang lulus dari kampus juga harus bersaing dengan begitu banyak orang yang telah memiliki pengalaman kerja. Kondisi tersebut membuat Kak Maurie, wanita kelahiran April 1973 ini, tergerak ikut berkontribusi untuk membantu mereka agar mempunyai nilai tambah ketika harus bersaing di dunia kerja.

Baca juga :  Edukasi Keuangan Sejak Dini Untuk Bijak Di Masa Depan

Hampir dua tahun terakhir ini, wanita berkulit putih dan tinggi 162 cm serta berat 52 kg, melakukan kegiatan kelas Public Speaking dari rumah saja. Dengan tema :”Speak with Confidence and Impactful” penyuka buku dan traveling ini, masih bisa berkegiatan di rumah dan bisa bertemu orang-orang baru dengan beragam latar belakang. Kegiatan ini dilakukan secara virtual melalui zoom meeting, sehingga anak sulung dari 5 bersaudara ini bisa tetap bersosialisasi walau dari rumah.

Para peserta yang hadir, terutama yang baru pertama kali ikut kelas Public Speaking, masih takut, grogi, deg-deg an, dan setelah ikut kelas selama 2,5 jam, mereka sudah bisa mengatasi rasa grogi, deg-deg an dan menjadi lebih paham bahwa berbicara di depan umum itu tidak hanya diperlukan keberanian, tetapi banyak hal lain yang harus dipelajari juga seperti, tehnik vocal,, ekspresi dan gesture. “Ketika para peserta bisa ada perubahan dalam Public Speaking, tidak lagi menjadikan Public Speaking sesuatu yang menakutkan buat mereka, membuat saya happy dan saya menjadi merasa bermanfaat bagi hidup orang lain,” tutur anak sulung dari pasangan Budi Azhary dan Marlina Sofia Hadi ini.

Baca juga :  Yuk, Dapatkan Kredit UMKM Hingga Rp 300 M dari Bank Sampoerna

Sebagai seorang wanita yang memiliki satu putri yang cantik ini, dan sudah berkecimpung hampir 10 tahun di dunia Financial Planner,berharap para wanita Indonesia memiliki pengetahuan yang cukup dalam mengelola keuangan mereka. “Memahami konsep perencanaan keuangan, contoh yang paling dasar adalah Konsep Piramida Keuangan, dengan memastikan tujuan-tujuan keuangan pribadi maupun keluarga sehingga kesejahteraan akan tercapai, Dengan begitupun kita akan memutus mata rantai kemiskinan yang ada di Indonesia, ” tutur single mother alumni SMA 3 Setiabudi Jakarta Selatan.

Berangkat dari pengalaman yang tidak mengetahui bagaimana mengelola keuangan, menjadi orang yang boros, tidak punya tujuan keuangan, tidak paham akan inflasi, serta tidak mengerti perbedaan antara menabung dan investasi, membuat Co-Founder doitfu.id ini, mulai mencari dan mempelajari tentang perencanaan keuangan. Bertemu dengan teman yang seorang Financial Planner, berdiskusi dan ternyata mempunyai visi misi yang sama, akhirnya terbentuklah doitfun.id tersebut.

“Wanita generasi Milenial sebagian besar memiliki motto : Work live balance, mereka tidak melulu mengejar harta, tapi millenials lebih mengejar solidaritas, kebahagiaan bersama dan eksistensi diri. Selain mengalami transisi dari segala hal yang bersifat analog ke digital, Generasi ini juga tumbuh dan matang dalam nilai-nilai persamaan dan hak asasi manusia sehingga mempengaruhi pembawaan mereka menjadi lebih demokratis,” ujar ujar wanita yang memiliki pengalaman berorganisasi dan memimpin sebuah perusahaan ini.

Baca juga :  Wanita Indonesia Harus Belajar Investasi

Menurut Wanita kelahiran Jakarta, investasi adalah sebuah aktifitas menyimpan atau menempatkan dana pada periode tertentu dengan harapan penyimpanan tersebut akan menimbulkan keuntungan atau peningkatan nilai investasi. Saat ini investasi yang sudah dilakukan Kak Maurie adalah : Logam Mulia, Reksadana dan Saham. Dan sebagai Wanita Indonesia untuk memulai berinvestasi, harus disesuaikan dengan tujuan keuangan masing-masing orang yang pasti satu sama lain berbeda.

  • Kak Maurie berkata, ada 5 Hal yang perlu diperhatikan jika Ladies akan berinvestasi adalah : 1. Menentukan tujuan investasi; 2. Menentukan durasi waktu berinvestasi; 3. Mempelajari produk investasinya; 4. Mengalokasikan dana investasi sesuai kebutuhan; 5. Dibutuhkan komitmen dalam berinvestasi

Ok Ladies, yuk belajar Public Speaking dan berinvestasi sekarang!