Proses penuaan adalah proses alami dan normal yang dimanifestasikan dengan tanda-tanda awal yang tercermin pada kulit, seperti kerutan, pori-pori membesar, kulit kendur pada wajah dan leher, dan munculnya garis halus di sekitar mata. Tanda –tanda pada wajah menunjukkan proses awal dari penuaan. Namun, ada juga bagian dari tubuh lain yang mengungkapkan usia kita yang sebenarnya dan itu terletak pada bagian tangan.

Umumnya orang lebih fokus melakukan perawatan wajah untuk mencegah penuaan dini, tetapi kebanyakan tidak menghiraukan tangan yang sangat mencerminkan usia. Kulit di tangan juga sangat sensitif dan tipis oleh karena itu sama seperti wajah,  juga dapat menunjukkan tanda-tanda awal dari proses penuaan.

Baca juga :  Tetap Sehat Menikmati Sajian Kurban

Tidak lupa pula bahwa struktur tangan sebagian besar dipengaruhi oleh penggunaan berbagai deterjen dan juga terpaan langsung sinar matahari. Oleh karena itu kita perlu merawat tangan dengan baik bahkan mungkin lebih dari wajah dan rambut. Tangan membutuhkan pengelupasan kulit seperti halnya kulit wajah. Dengan mengangkat sel-sel kulit mati dari permukaan kulit tangan, maka akan menjadi halus, lembut dan lembab.

Ladies pun dapat memiliki tangan yang halus dan lembut dengan perawatan sendiri. Tidak perlu menghabiskan banyak uang untuk ke salon atau membeli produk kosmetik yang mahal apabila semua yang Ladies butuhkan untuk membuat resep dari bahan alami bisa didapatkan di rumah.

Baca juga :  Perawatan Tubuh ala Wanita Millenial

Berikut resep yang akan membantu Ladies meremajakan kulit tangan untuk jangka waktu yang lebih lama sehingga Ladies pun merasa lebih percaya diri.

Bahan : Brown Sugar, Minyak Zaitun, Kayu Manis

Cara :
Campur ketiga bahan tersebut secukupnya. Balurkan ke seluruh telapak dan punggung tangan sambil dipijat lembut. Selain dapat mengangkat sel-sel kulit mati, pijatan juga bermanfaat untuk memperlancar peredaran darah. Lakukan selama beberapa menit, lalu bilas dengan air hangat dan tepuk-tepuk hingga kering.

Cepat dan mudah bukan? Selamat mencoba. (Editor: Theresia PM)