Persoalan yang sering bersinggungan dengan para pelaku UMKM adalah antara marketing dan finance. Ibarat sebuah mobil, marketing adalah pedal gasnya dan finance adalah remnya. Keduanya penting bagi sebuah mobil agar bisa melaju kencang namun tetap bisa selamat sampai ke tujuan.

Dengan menerapkan strategi pemasaran yang efektif dan strategi keuangan yang efisien, maka organisasi bisnis yang dibangun akan memiliki daya tahan untuk menghadapi goncangan yang kemungkinan terjadi dalam sebuah jalanya sebuah usaha. Berikut ini panduan strategi pemasaran bagi UMKM

Marketing

Pelaku UMKM harus bisa memahami perubahan pasar, perilaku pelanggan serta dinamika persaingan yang dihadapi. Dengan itu, mereka akan bisa menentukan tipe pelanggan yang tepat untuk dibidik serta positioning yang pas untuk produk atau jasa yang ditawarkan. Selanjutnya, pelaku UMKM perlu terus melakukan inovasi pemasaran. Tujuan inovasi tentu bukan sekedar untuk menghasilkan sesuatu yang baru. Di dalam bisnis, tujuan inovasi adalah menciptakan keunikan yang bisa memberikan manfaat lebih besar bagi pelanggan atau pun mengurangi biaya yang harus mereka keluarkan. Jadi, sekedar unik saja tidak ada gunanya jika tidak memberikan nilai tambah bagi para pelanggan.

Baca juga :  Manfaat Reunian Di Usia "Golden Age" - Arsitektur'91 Trisakti

Finance

Aspek permodalan menjadi salah satu faktor yang paling yang paling sering dikeluhkan oleh pelaku UMKM di Indonesia. Padahal akses terhadap modal sebenarnya tersedia di mana-mana, hanya saja tidak semua pelaku UMKM memiliki kelayakan untuk mendapatkannya. Karenanya, pelaku UMKM harus mau mengevaluasi kelayakan bisnisnya jika ingin mendapatkan suntikan modal dari luar. Isu lainnya adalah tentang pencatatan keuangan dan pembuatan laporan keuangan. Akitivitas ini diperlukan agar pelaku UMKM memahami posisi keuangan bisnisnya secara rinci. Laporan keuangan yang rapi juga akan membantu pelaku UMKM untuk mendapatkan pinjaman modal dari luar.

Baca juga :  Digitalisasi UMKM Bagi Pengembangan Usaha

Organization

Pengelolaan SDM menjadi salah satu aspek krusial bagi pelaku UMKM. Tanpa SDM yang mumpuni, bisnis yang dijalankan akan sulit untuk berkembang. Untuk itu perlu strategi yang tepat untuk mendapatkan (recruitment) dan mempertahankan (retention) SDM yang tepat. Sumber daya lain yang juga perlu dioptimalkan pemanfaatannya oleh pelaku UMKM adalah teknologi. Untuk bisa bersaing di era kekinian, pemanfaatan teknologi digital menjadi sesuatu yang tidak bisa ditawar-tawar lagi bagi pelaku UMKM. Lewat teknologi digital, pelaku UMKM bisa melakukan riset pasar sekaligus mempromosikan produk-produknya secara lebih efektif dan efisien. (Editor: Theresia PM)