Pasar saham tidak pernah menjadi hal yang pasti. Namun, ada beberapa usaha dan stategi yang memungkinkan investor untuk mermbatasi risiko yang muncul.

Investasi jangka panjang adalah salah satu cara terbaik untuk memperoleh keuntungan di masa depan yang akan lebih besar didapat. Selain itu, dengan investasi saham Anda bertanya-tanya bagaimana Anda dapat mengurangi risiko dan menghindari kerugian dalam portofolio Anda. Anda harus dapat mengurangi risiko apakah Anda berinvestasi untuk pendapatan pasif atau tidak. Ada beberapa yang harus diperhatikan investor sebelum berinvestasi di pasar saham. Berikut beberapa langkah yang akan membantu Anda berinvestasi di pasar saham tanpa terlalu mengkhawatirkan risikonya.

Cari informasi dan pahami pasar saham

Hal pertama yang harus dilakukan adalah melakukan riset dan menggali pengetahuan tentang saham. Ini akan sangat membantu Anda dalam banyak hal. Karena perubahan siklus bisnis dan ekonomi cukup sering, orang harus memahami kapan harus berinvestasi dan kapan tidak. Salah satu waktu yang menguntungkan untuk berinvestasi saham adalah ketika ekonomi berada dalam siklus boom dan gejolak penurunan jangka pendek. Anda diharuskan mencari informasi dan dan membaca refensi supaya selalu update dengan tren pasar saham yang berubah. Anda juga dapat mengumpulkan informasi tentang kinerja perusahaan yang Anda minati

Hindari mengikuti kerumunan

Sangat penting untuk tidak mengikuti kerumunan (follow the herd) tren pasar. Saat sebuah saham sedang tren karena harganya terus melejit, para investor berbondong-bondong menaruh uang mereka dalam satu saham, hindari mengikuti mereka dan berinvestasi dalam saham yang sama. Ini adalah salah satu cara yang paling sulit ditentukan untuk mengurangi risiko di pasar saham. Penting untuk mengevaluasi tren pasar saat ini sebelum berinvestasi dan karenanya, hindari mengikuti arus dan melakukan investasi secara membabi buta tanpa melakukan riset. Sangat disarankan untuk tidak mengikuti tren dalam mengambil keputusan untuk berinvestasi terutama saham.

Baca juga :  Mau Usaha Naik Kelas? Jangan Malas Urus Legalitas! (1)

Lakukan Diversifikasi Portofolio

Ini adalah salah satu cara yang paling pentng untuk berinvestasi di pasar saham agar dapat mengurangi risiko investasi. Dengan cara berinvestasi di berbagai saham dan aset serta menyebarkan portofolio anda. Hindari menaruh semua uang Anda ke dalam satu saham, karena mengakibatkan resiko tinggi jika perusahaan tersebut tidak berkembang dengan sehat atau tidak likuid. Dengan berinvestasi dalam portofolio saham yang beragam Anda pun dapat meminimalkan risiko yang terkait dengan perdagangan saham. Pada saat yang sama, pastikan Anda tidak berlebihan berinvestasi di sejumlah saham karena mungkin tidak memberi hasil yang signifikan.

Jaga kestabilan emosi

Anda harus memiliki kontrol yang baik pada emosi Anda saat melakukan perdagangan saham. Juga, Anda harus memiliki kemampuan mengambil risiko. Selain itu ada beberapa investor yang terikat secara emosianal dengan saham dan bias terhadapnya. Atau dapat jatuh cinta pada sebuah saham karena ada ketertarikan emosi. Ini dapat terbukti berbahaya secara finansial pada saat saham yang tidak berfundamental bagus. Oleh karena itu,disarankan untuk selalu berpikir rasional saat berinvestasi saham dan menjaga emosi.

Baca juga :  Tetap Semangat Di Usia Senja

Gabung dengan komunitas

Beberapa komunitas ada yang memiliki anggota terbuka secara gratis atau berbayar. Oleh karena itu cari komunitas yang memang satu aliran dengan Anda. Ikutliah komunitas yang
dimentori oleh orang-orang yang berpengalaman dan ahli menganalisa saham-saham yang berkualitas. Dengan ikut suatu komunitas kita bisa belajar investasi, mendapatkan akses analisis, dan rekomendasi saham-saham yang terbaik.

Analisa fundamental

Dalam analisa fundamental, kita melihat kondisi perusahan dengam membaca laporan keuangannya, melihat kemampuan perusahaan menghasilkankeuntungan, kondisi cash flow, tingkat likuiditas perusahaan,dll. Harus dicatat bahwa gambaran sebuah perusahaan dapat diihat dari sahamnya. Jadi, ketika Anda menginvestasikan saham di perusahaan, Anda harus melihat fundamental perusahaan. Seorang investor harus melakukan riset menyeluruh pada perusahaan sebelum berinvestasi di perusahaan tersebut. Tidak cukup hanya mengikuti tren harga dan sejarah suatu saham tetapi Anda perlu memahami dan mempertimbangkan pertumbuhan dan potensi perusahaan ke depannya. Hal ini akan memberi Anda kesempatan lebih baik untuk mendapatkan keuntungan dari investasi Anda.

Evaluasi kinerja portofolio

Akhirnya, penting untuk mengevaluasi portofolio Anda secara teratur. Saham yang tidak berkinerja baik atau tidak memberikan keuntungan seharusnya dijual. Ini akan memberi Anda sejumlah uang tambahan yang dapat digunakan untuk investasi saham lagi atau peluang investasi yang lain. Temukan dimana risiko yang paling masuk akal.
Berinvestasi di saham memberi investor peluang untuk membangun aset dalam jangka panjang, tentu saja apabila kita bersungguh-sungguh. Seseorang harus disiplin berinvestasi, melakukan riset dengan menggunakan sumber yang dapat dipercaya (baik online maupun offline), dan juga memiliki harapan yang realistis tentang investasi ini.

Baca juga :  Mengenal Pialang Berjangka dan Wakil Pialang Berjangka Indonesia

Kesimpulan tentang cara berinvestasi di pasar modal dengan meminimalkan risiko
Investor yang memiliki rencana investasi yang matang dan disiplin dalam memonitor portofolio telah mampu menghasilkan keuntungan yang besar.

Namun, seorang investor harus berhati-hati karena pasar saham bisa begitu rumit dan ada kemungkinan bahw Anda akankehilangan uang karena penilaian yang buruk dan kurangnya riset. Idealnya, seorang investor harus memiliki strategi dalam berinvestasi dan mengolahnya sesuai dengan kondisii pasar. Kenalilah pasar saham dan jadilah investor yang cerdas.

Semoga tujuh langkah ini dapat memberikan gambaran bagi Anda untuk dapat menghindari dan menurunkan risiko berinvestasi di pasar saham. Sudah mulai pede dan memahami Saham? Selamat berinvestasi saham!

(Editor: Theresia PM)